Sambal ROA

Homemade sambal roa. Awalnya saya mencoba sambal roa di dapur manado, kok amis ya, seperti tidak ada bumbu lainnya hanyak cincangan ikan saja dan harganya juga sangat mahal. Saat itu saya merasa tidak cocok lah dengan citarasa sambal roa. Tapi saya kembali heran, karna yang jualan sambal roa semakin ramai saja seperti menjadi trend. Saya pun membeli sambal roa kemasan yang katanya best seller disalah satu supermarket di jogja, tapi menurut saya terlalu banjir minyak, dan lebih dominan bawang merah & cabe ketimbang rasa ikannya sendiri dan ada hint rasa daun jeruk dan serai. Sepertinya yang buat orang jawa, karna rasanya manis dan kaya bumbu pawonnya bedanya ini dicampur ikan roa. Karna penasaran dan ketidakpuasan saya, akhirnya saya memutuskan untuk membuat sendiri sambal roa ini untuk keluarga. Pastinya lebih sehat & safety bikin sendiri dijamin bebas MSG & natrium benzoat. Hasilnya sambal roa saya diminta oleh papa, untung waktu itu bikin 3 resep sekalian
Sambal Roa (diadaptasikan dari majalah Femina)
100 g ikan roa asap (bisa diganti cakalang asap atau ikan asap lainnya)
garam dan gula pasir secukupnya
6 lembar daun jeruk robek2
2 batang serai geprek

bahan yg dihaluskan:
1 ons cabe keriting bisa dicampur cabe rawit (biar pedess)
15 butir bawang merah
8 butir bawang putih

Cara :
Buang kulit dan tulang ikan roa, haluskan menggunakan food processor. Sangrai hingga harum. Sisihkan.
Panaskan minyak secukupnya tumis bahan yg dihaluskan tambahkan serai dan daun jeruk aduk hingga harum. Masukkan ikan roa, aduk rata.
Tambahkan garam, dan gula, aduk rata. Masak hingga cairannya terserap dan matang. Angkat. Bisa diMasukan dalam toples kaca yg sudah disterilka