Bingka Kentang Banjarmasin

Lagi kangen kuliner Banjar, meskipun orang jawa, saya terlahir di kalimantan tengah, dan disini terbiasa dengan kuliner khas kalimantan yang kebanyakan berasal dari Banjarmasin, kalimantan selatan, contohnya nasi kuning, gangan asam, iwak haruan, masak habang dll, nah salah satu kue favorit yang kebanyakan hanya ada di bulan ramadhan adalah Bingka kentang, tak terhitung berapa kali saya gagal membuat resep bingka ini, mulai dari terlalu ngembang, rakaran asal dan terjerumus berbagai resep gajebo (gak jelas bok). Sampai akhirnya di Instagram saya berteman baik dengan kak Yoenita yang merupakan Seller kue khas Banjar, plus waktu itu saya juga titip beli loyang bingka di Banjarmasin. Nah Bingka ini umumnya dipanggang langsung dikompor, tapi bagian atasnya ditutup panai (penutup dari gerabah) tapi saat ini kebanyakan sudah menggunakan oven api atas bawah,  dan penampilannya memang agak gosong sedikit, karna bingka ini kandungan gulanya tinggi jadi mengkaramel atau hangit jar urang banjar. Bingka kentang  signature nya Kentang, lamak & manis, dan wajib menggunakan telur itik, karna jika memakai telur ayam lama ngesetnya, tekstur dan rasanya pun berbeda, karna telur itik konsistensinya lebih kental sehingga  membuat tekstur bingka lebih padat dan legit (pacah di ilat)

Bingka Kentang
1/4 kg kentang,
3 butir telor itik
1 gelas belimbing gula pasir
2 sdm tepung beras
1 1/2 gelas belimbing santan kanil yg sudah direbus dgn 4 daun pandan disimpul
2 sdm margarin leleh
Cara Membuat :
Kukus kentang dan haluskan.
Siapkan mangkok besar, masukkan telur itik dan gula pasir, masukan tepung beras, kentang, santan kanil dan margarin. Aduk rata semua bahan lalu saring. Panaskan loyang bingka yg dialas daun pisang, masukkan adonan, panggang suhu 170 derajat dengan pake api  bawah hingga matang selama 50menit  (suhu sesuaikan oven masing2) sudah matang kemudian hidupkan api atas panggang selama 5menit dinginkan dulu didalam oven dengan pintu tertutup baru di keluarkan dari cetakan supaya bingka tidak ambleg tiba-tiba karna suhu yang turun mendadak dan Bingka siap disajikan,